Dasar-dasar Turbin Angin

Dasar-dasar Turbin Angin Blower Vent Perangkat ini berputar untuk mengeluarkan udara panas di musim kemarau dan udara lembab di musim dingin. Mereka biasanya terletak di loteng, wuwungan, Plafon Bangunan, hanya menggunakan perbedaan angin dan tekanan sebagai sumber tenaga mereka. Ventilasi turbin angin berkisar diiklankan untuk menawarkan Penghematan energi dan kenyamanan dengan biaya di muka rendah dibanding alat sirkulasi atau bahan penahan panas lainnya yang bila ditinjau kembali efektifitasnya tidak sampai 50% dari fungsi Kipas blower vent. Baling-baling kipas dibentuk untuk memungkinkan kemampuan menangkap angin maksimal, menghasilkan rotasi daya hisap pada kecepatan angin minimal 2mph. Instalasi umumnya dilakukan pada titik tertinggi di atap bangunan dan relatif sederhana dengan masing-masing perangkat biasanya dipasang sesuai dengan instruksi Tehknik pemasangan yang benar. Mereka dipasang secara eksternal. 

Cara Menghitung kebutuhan Turbin ventilator

Rumus ini hanya memberikan gambaran sekilas, dan bukan rumus yang biasa kami gunakan. Untuk mendapatkan saran terbaik tidak ada salahnya Anda mengundang team survey kami.

Besarnya bangunan berbanding lurus dengan semakin padatnya aktivitas dalam bangunan tersebut, baik itu rumah atau pabrik. Ditambah kinerja mesin yang beroperasi dengan durasi panjang, memunculkan risiko yang mengancam keselamatan dan kenyamanan. Kabar baiknya, risiko tersebut dapat diminimalkan dengan mengendalikan sirkulasi udara bangunan.
Satu-satunya alat yang tepat untuk membuat pertukaran udara lancar adalah turbin ventilator O-matic®, yang telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Republik Indonesia. Namun, agar semakin yakin, Anda bisa membaca review turbin ventilator untuk mencari tahu kelebihan maupun kekurangan turbin ventilator sebelum memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet.
Nah, untuk memperoleh hasil maksimal, tentu Anda perlu memperhitungkan berapa banyak jumlah turbin ventilator yang Anda butuhkan untuk bangunan. Ini penting agar Anda bisa menyiapkan anggaran untuk pembeliannya.
Cara menghitung kebutuhan turbin ventilator dapat Anda lakukan seperti berikut.
1.      Temukan panjang, lebar, dan tinggi bangunan, misalnya panjang 7 m, lebar 5 m, dan tinggi 4 m.
2.      Hitung volume bangunan dengan cara mengalikan ketiga ukuran tersebut. Dari ukuran di atas, akan diperoleh volume ruang 140 m3.
3.      Hitung volume atap bangunan, contoh panjang 7 m, lebar 5 m, dan tinggi 2 m. Karena umumnya atap bangunan berbentuk segitiga, maka volume atap itu dibagi 2. Maka hasilnya adalah 35 m3.
4.      Tentukan diameter turbin ventilator yang Anda inginkan. Anda memilih ventilator diameter 45 cm dengan kapasitas hisap 42,36 cm3/menit. Jumlah volume bangunan dan atap dibagi dengan diameter ventilator, maka Anda membutuhkan 4 buah ventilator untuk bangunan tersebut.
 kipas atap, jenis ventilasi

Dengan mengetahui berapa banyak unit yang dibutuhkan, Anda dapat mengalikan dengan harga turbin ventilator rumah atau industri, dan memperkirakan bujet. Perhitungan yang tepat jelas menjamin efektivitas turbin ventilator saat digunakan nantinya, sehingga alat tersebut dapat bekerja maksimal dalam menjaga sirkulasi udara bangunan.
O-matic® layak menjadi pilihan pertama Anda sebagai turbin ventilator untuk rumah tinggal maupun industri. Sebagai ventilator yang ramah lingkungan, Anda dapat mengandalkan O-matic® untuk memberikan kenyamanan dan keamanan lingkungan. Kabar baiknya, kami menyediakan layanan lengkap untuk Anda, mulai dari pembelian, penjualan, hingga cara pemasangan ventilator atap dan perawatannya. Jadi, silakan kontak kami untuk mendapat penawaran terbaik turbin ventilator O-matic®


Komentar